Tips Sehat Mengolah Jamur Menjadi Masakan

RESEP | 21 JUNI 2017
SHARE
76

Jamur merupakan salah satu bahan makanan sehat. Di dalamnya, terkandungn serat yang tinggi, asam amino, protein, vitamin B1, B2, B12, vitamin C, vitamin D, vitamin E dan mineral. Menariknya, jamur pun masuk dalam kategori makanan rendah lemak dan rendah kalori.

Di lansir dalam time.com, beberapa penelitian pun sempat mengungkap jika komposisi nutrisi dalam jamur tergolong sangat istimewa. Bahkan jika dibedah lebih dalam, di dalamnya terkandung berbagai macam antioksidan, dan sejumlah nutrisi lainnya yang sulit didapat dari bahan makanan lainnya.

Tapi sayang, walaupun termasuk salah satu bahan makanan sehat, faktanya masih banyak orang yang kurang tepat dalam mengolahnya. Hal inilah yang membuat kandungan nutrisi dalam jamur banyak menguap, sekaligus mengurangi segala keistimewaannya.

Lantas, bagaimana cara mengolah jamur yang tepat?

Menurut penelitian yang dilakukan di Spanyol dan dimuat dalam jurnal International Journal of Food Science, para peneliti kemudian membandingkan pengaruh cara masak pada 4 jenis jamur paling populer, yakni jamur kancing, jamur shiitake, jamur tiram dan jamur tiram raja.

Dalam penelitian tersebut, Tim peneliti memasak keempat jenis jamur tersebut dengan cara direbus, panggang, digoreng dan dimasak dalam microwave. Setelah itu, tim peneliti pun kemudian membandingkan kandungan nutrisi di dalamnya.

Hasilnya, Irene Roncero, selaku juru bicara Tim peneliti, menyatakan jika jamur yang dipanggang dan dimasak dalam microwave, memiliki kandungan nutrisi yang lebih lengkap ketimbang jamur yang diolah dengan cara direbus atau digoreng.

Sementara itu, jika jamur tersebut direbus, kemampuan antioksidan di dalamnya justru akan berkurang banyak, bahkan menghilang. Sementara jika digoreng, jamur akan kehilangan banyak protein dan karbohidratnya, sekaligus meningkatkan kandungan lemak di dalamnya.

Khusus untuk cara memasak jamur dengan cara ditumis, Irene menyebut jika cara memasak ini nggak beda jauh dengan cara digoreng, yakni meningkatkan kadar lemak jahat dan banyak membuang protein dalam jamur tersebut.

Walaupun begitu, kamu sebenarnya bisa saja mengakalinya dengan menggunakan minyak zaitun saat menumisnya, bukan dengan minyak sawit. Nah, kalau kamu biasanya memasak jamur dengan cara apa?

jamur

Lifehacks!

komentar

0 komentar