Waspada, Sengaja Tak Sarapan Bisa Bahayakan Jantung!

LIFEHACKS! | 14 NOVEMBER 2017
SHARE
8

Masih nekat absen sarapan? Jika jawabannya ya, sepertinya Anda harus membiasakan diri buat santap pagi mulai sekarang. Pasalnya, dampak melewatkan sarapan tidak hanya teletak di masalah kurangnya tenaga, melainkan sampai aterosklerosis. Kondisi tersebut terjadi saat pembuluh darah mengeras, lantas menyempit akibat penumpukan plak. Lebih buruknya, aterosklerosis memicu stroke, serangan jantung, hingga berbagai komplikasi penyakit jantung.

Korelasi antara sarapan dengan kesehatan jantung

Sebuah studi di Spanyol menelaah kebiasaan, pola makan, serta asupan kalori per hari lebih dari 4.000 partisipan yang terdiri dari orang dewasa berusia 40-55 tahun yang tidak punya riwayat penyakit jantung. Para partisipan pun dibagi jadi tiga kelompok.

Kelompok kesatu berisi partisipan yang melewatkan sarapan sama sekali atau porsi santap paginya amat sedikit (misalnnya hanya minum jus jeruk atau kopi). Kelompok kedua berisi partisipan yang porsi santap paginya sekitar 5% sampai 20% dari keperluan kalori harian (misalnya dengan roti/kue dengan kopi/jus). Sementara kelompok ketiga berisi partisipan yang sarapan lengkap dengan sereal, roti, buah, jus, kopi, dan daging.

Dari studi tersebut ditemukan hasil bahwa para partisipan yang berada di kelompok kesatu mengalami peningkatan risiko berkembangnya plak pada pembuluh darah sampai satu setengah kali lebih tinggi dari kelompok ketiga. Selain itu, kelompok kesatu juga berpotensi menderita aterosklerosis tertinggi dan punya gaya hidup maupun pola makan yang buruk untuk jantung.

Mengapa absen santap pagi berbahaya bagi jantung 

Penelitian di atas memang tidak membuktikan absen sarapan membahayakan jantung secara langsung. Akan tetapi, ada sejumlah alasan yang dapat meningkatkannya. Misalnya masih menjalani kebiasaan buruk seperti merokok, tak memperhatikan porsi makan, dan minum alkohol. Para peneliti menyebutkan bahwa melewatkan sarapan pun akan menghasilan dampak negatif terhadap hormon yang mengontrol insulin, gula darah, dan nafsu makan. Hal ini yang kelak meningkatkan risiko aterosklerosis.

Di sisi lain, orang-orang yang rutin sarapan cenderung sanggup mengelola asupan kalori maupun nutrisi yang dibutuhkan tubuh sehari-hari. Anda juga tidak akan cepat merasa lapar dan tidak makan berlebihan di jam makan siang maupun sore. Dengan kata lain, Anda akan terhindar dari berbagai risiko kesehatan seperti penumpukan plak pada pembuluh darah hingga aterosklerosis.

Menu sarapan yang menyehatkan untuk jantung Anda

Santap pagi sederhana sangat direkomendasikan peneliti untuk menjaga stamina sekaligus mencegah kenaikan kadar gula darah. Usahakan untuk mengonsumsi makanan sarat protein dan serat agar Anda kenyang lebih lama atau tergoda makan camilan. Oatmeal atau bubur gandum, buah, telur rebus, nasi merah, serta yogurt adalah segelintir jenis makanan yang bagus untuk sarapan. Kurangi makanan yang diolah dengan cara digoreng karena akan menambah kalori tubuh.

sarapan jantung

Lifehacks!

komentar

0 komentar