Menumis Masakan Ternyata Bisa Menganggu Kesehatan

LIFEHACKS! | 13 DESEMBER 2017
SHARE
8

Demi menerapkan gaya hidup sehat, cara mengolah makanan yang biasanya digoreng atau dibakar pun diganti menjadi dikukus atau direbus. Ada pula yang menggunakan metode tumis untuk beradaptasi. Dari pengamatan singkat, masakan yang ditumis mungkin terlihat sehat. Namun, tahukah Anda bahwa cara ini ternyata berpotensi memperburuk kualitas kesehatan?

Mengapa menumis makanan kurang menyehatkan?

Sebuah temuan berbahaya ditemukan dari studi yang dilakukan peneliti Universitas Utah dan Universitas Teknologi Texas. Penelitian ini mengungkap bahwa saat menumis, partikel lemak mikroskopis yang tidak dapat Anda lihat secara langsung akan menguap ke udara. Kemudian, partikel bernama aerosol ultrafine tersebut akan menimbulkan dampak buruk kalau sampai terhirup oleh manusia.

Riset tidak berhenti sampai di situ. Para peneliti pun menganalisis reaksi minyak yang dipanaskan pada wajan dan mencatat apa yang terjadi begitu air ditambahkan. Hasilnya tak kalah mencengangkan, sebab air dalam penggorengan tadi bakal menimbulkan ledakan lemak pada minyak yang akan menguapkan tetesan minyak ke udara. Hal ini membuat hidangan tumis seperti dalam kuliner Tiongkok berisiko tinggi memicu ledakan lemak. Khususnya pada makanan dengan bahan baku daging unggas yang sarat akan kandungan air.

Menumis makanan dapat menciptakan polusi udara 

Dampak negatif dari menumis ternyata dapat menciptakan polusi udara akibat pelepasan lemak. Seperti yang Anda ketahui, salah satu penyebab kematian jutaan penduduk di seluruh dunia adalah polusi udara yang terjadi di dalam ruangan. Hal tersebut dikemukakan oleh Jeremy Marston selaku asisten profesor di Universitas Teknologi Texas, yang juga menambahkan bila mereka belum mengetahui jumlah pasti dari faktor memasak di dapur dengan ventilasi buruk.

Riset tersebut sangat relevan dengan cara memasak ala masyarakat Tiongkok yang lebih suka memilih metode menumis. Seperti yang sudah dipaparkan, cara ini akan menciptakan ledakan minyak ke udara saat air dituangkan ke dalam wajan panas. Selain itu, para peneliti akan merancang rencana untuk studi mendetail tentang pengukuran pengaruh aerosol yang berada di dapur terhadap polusi udara yang ada di ruangan.

Marston mengatakan, mereka berharap penelitian tersebut bisa dipakai acuan untuk memperbaiki sistem sirkulasi udara di dapur yang akan menghilangkan aerosol ultrafine. Temuan Marston dan timnya ini telah dipresentasikan di pertemuan anual ke-70 American Physical Society’s Division of Fluid Dynamics yang diselenggarakan di Denver, Colorado, Amerika Serikat.

menumis

Lifehacks!

komentar

0 komentar