Jenis Kopi Ini Ramah untuk Penderita Asam Lambung

KEMBUNG MUAL | 06 DESEMBER 2017
SHARE
22

Bagi penikmat minuman berkafein, kopi sudah barang tentu masuk ke daftar minuman favorit. Rasanya yang pahit keasaman sanggup meningkatkan konsentrasi hingga melindungi tubuh dari serangan radikal bebas berkat antioksidannya yang tinggi. Sayangnya, tidak semua orang dapat meminum kopi setiap hari, salah satunya adalah penderita refluks asam lambung. Pasalnya, asam dalam kopi akan membuat lambung bermasalah—dari perih hingga memicu maag kronis.

Meski demikian, bukan berarti penderita refluks asam lambung benar-benar dilarang menyentuh kopi, karena ada jenis kopi yang dapat diminum tanpa mengacaukan sistem kerja lambung.

Kopi dingin yang bersahabat dengan lambung

Menurut dr. Annisa Maloveny SpPD, kopi dingin atau es kopi dianggap lebih aman buat Anda yang punya asam lambung tinggi. Hal tersebut dikarenakan zat yang memicu kenaikan asam dalam kopi dingin lebih sedikit dibanding kopi panas atau malah tidak ada sama sekali. Rendahnya kadar asam ini yang akan membuat mereka yang menderita refluks asam lambung lebih nyaman menikmati kafein dari es kopi.

Sebelumnya, kopi dingin rata-rata mempunyai kadar pH  sekitar 6,31. Berbeda dengan kopi panas yang memiliki kadar pH sekitar 5,48. Dalam skala pH, semakin rendah angka yang ditunjukkan, maka semakin asam pula sifat zat tersebut. Lantas, mengapa kopi panas kurang baik untuk penderita asam lambung?

Hal ini dipicu oleh air panas dalam kopi tersebut yang cenderung melepaskan asam yang lebih pekat daripada biji kopi. Sementara itu, es batu atau air dingin yang digunakan buat kopi dingin justru membuat encer konsentrat kopi yang nantinya ini membuat rasa minuman tersebut lebih ‘jinak’.

 Batasan umum untuk menikmati secangkir kopi

 Meski begitu, ada batasan umum yang patut Anda perhatikan sebelum menikmati secangkir kopi—baik es kopi maupun kopi panas. Annisa mengungkapkan, konsumsi kopi yang aman untuk orang dewasa adalah 3-4 cangkir per hari, sebab batas konsumsi kafein harian tidak boleh melebihi 300-400 miligram.

Jika dilampaui, maka berbagai dampak negatif akan Anda alami, antara lain insomnia, terus menerus kencing (inkontinensia urine), naiknya tekanan darah, siklus haid bermasalah, hingga risiko asam urat. Dalam jangka panjang, kelebihan kafen akan memicu gangguan kesehatan yang lebih serius.

 Sebut saja masalah lambung, gangguan sistem kardiovaskular, daya ingat bermasalah, kerusakan tulang, performa mental menurun, naiknya produksi kortisol (hormon yang menyebabkan stres), sampai risiko keguguran pada wanita hamil.

Asam Lambung kopi

Lifehacks!

komentar

0 komentar