Brokoli Mampu Lancarkan Pencernaan Sampai Mencegah Kanker

KEMBUNG MUAL | 09 MARET 2017
SHARE
101

Brokoli merupakan sayuran yang tidak populer di Indonesia. Meski demikian, sayuran yang disebut sebagai superfood ini adalah salah satu sayuran yang kaya akan gizi. Brokoli pun dipercaya mampu memerangi osteoarthritis dan kanker.

Sayuran yang satu ini memang memiliki banyak sekali manfaat bagi kesehatan. Jadi jika Anda tidak terbiasa makan brokoli, maka mulailah mengonsumsi sayuran ini.

Ada banyak sekali manfaat yang akan Anda dapatkan, seperti :

Memperbaiki pencernaan

Jeanette Bronee yang merupakan seorang konselor kesehatan holistik yang telah mendapatkan sertifikat Path for Life di New York City mengatakan bahwa sayuran yang kaya akan serat seperti brokoli dapat membantu melancarkan pencernaan sekaligus mencegah sembelit.

Meningkatkan kekebalan tubuh

Kandungan vitamin C yang sangat tinggi dalam brokoli mampu meningkatkan sistem imun tubuh. Selain itu, brokoli juga dapat membantu melawan infeksi dan mengeluarkan racun dalam tubuh.

Mencegah penyakit mata

Dalam brokoli terdapat kandungan lutein yang sangat penting untuk kesehatan mata. Bahkan beberapa penelitian juga menunjukan bahwa lutein dapat membantu mencegah terjadinya penyakit mata yang berkaitan dengan degenerasi usia, seperti katarak dan makula.

Baca Juga: Jangan Biarkan Imun Tubuh Menurun, Minum Stimuno Tiap Hari!

Memperbaiki kerusakan kulit

Brokoli mengandung glucoraphanin yang dapat membantu memperbaiki kerusakan kulit, baik karena proses penuaan maupun karena terlalu banyak paparan sinar matahari.

Membantu mencegah penyakit kardiovaskular

Sejumlah studi berhasil menemukan bahwa kandungan vitamin B6 dan folat dalam brokoli mampu memberikan perlindungan pada tubuh dari penyakit jantung dan stroke.

Memperlambat osteoarthritis

Penelitian baru yang dilakukan oleh para peneliti dari University of East Anglia (UEA) di Inggris menunjukan bahwa brokoli kaya akan senyawa sulforaphane yang ternyata sangat ampuh dalam memperlambat osteoarthritis.

Dalam percobaan laboratorium, Sulforaphane menampilkan perilaku anti-inflamasi dan bertanggung jawab untuk memperlambat dekomposisi pada tulang rawan sendi.

Membantu mencegah kanker

Penulis buku The O2 diet yang saat ini tinggal di New York City, yaitu Keri Glassman, MS, RD, CDN mengatakan bahwa brokoli benar-benar mampu mendetoksifikasi tubuh dan mencegah terjadinya kanker.

Ini karena brokoli mengandung dua jenis phytochemical, yaitu indoles dan isothiocyanate sehingga dapat mengurangi risiko beberapa jenis kanker seperti kanker usus besar, kanker ovarium, kanker kandung kemih dan kanker payudara.

Lifehacks!

komentar

0 komentar