Manfaat Mahkota Dewa untuk Pengobatan Alergi

DAYA TAHAN | 05 APRIL 2017
SHARE
108

Zaman dulu, tanaman mahkota dewa atau Phaleria macrocarpa, dikenal sebagai tanaman penghias pekarangan rumah. Selain itu, tanaman ini pun dikenal sebagai tanaman obat, dimana yang paling banyak dimanfaatkan adalah bagian daging buah dan daunnya.

Tanaman ini sendiri dipercaya ampuh untuk memerangi penyakit kanker, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, sebagai anti alergi, antipiretik dan mengatasi asam urat. Walaupun begitu, bukti dari manfaat tanaman ini masih bersifat empiris atau hanya berdasarkan pengalaman pengguna saja.

Kandungan mahkota dewa

Untuk bagian daunnya, mahkota dewa diketahui mengandung antihistamin, polifenol, saponin dan alkaloid. Sementara untuk kulit buahnya, diketahui mengandung saponin, flavonoid, dan alkaloid.

Untuk bagian daging buah mahkota dewa, bagian inilah yang paling banyak dimanfaatkan karena mengandung tanin, alkanoid, saponin, fenol, lignan, minyak atsiri dan sterol. Selain itu, bagian daging buah mahkota dewa mengandung Flavonoid, jenis antioksidan alami yang bersifat anti kanker.

Selain itu, flavonoid dalam buah mahkota dewa pun bermanfaat untuk memacu kinerja otot rahim, melancarkan haid dan melancarkan proses persalinan.

Baca Juga: Panaskan Nasi dengan Cara Ini agar Tak Beracun!

Mengatasi alergi

Sementara untuk polifenol, zat ini termasuk dalam golongan senyawa sisquiterpen yang berfungsi untuk memperbaiki kerusakan dinding pembuluh darah yang diakibatkan kolesterol, tekanan darah tinggi, menurunkan risiko stroke dan beberapa penyakit lainnya.

Selain itu, kandungan polifenol dalam mahkota dewa pun dipercaya ampuh untuk mengatasi masalah alergi, terutama alergi terhadap makanan.

Yang paling menarik, bagian daun mahkota dewa pun memiliki efek antihistamin. Dengan kata lain, tanaman ini bisa digunakan untuk mengatasi masalah gatal-gatal akibat gigitan serangga atau ulat bulu, mengatasi eksim, hingga gata-gatal akibat alergi.

Walaupun begitu, sebaiknya berhati-hatilah dalam mengonsumsi buah mahkota dewa, terlebih jika mengolahnya sendiri. Pasalnya, tanaman ini mengandung sejumlah kecil racun yang jika dikonsumsi dalam jumlah tertentu, bisa memicu kerusakan organ yang cukup parah.

Catatan lainnya, ramuan mahkota dewa hanya diperuntukkan sebagai alat pengobatan saja, bukan sebagai pemelihara yang dikonsumsi jangka panjang. Karena inilah ada baiknya kamu berkonsultasi dulu dengan dokter sebelum memutuskan untuk mengonsumsi tanaman yang satu ini.

Lifehacks!

komentar

0 komentar