Atasi Masalah Pencernaan dengan 4 Makanan Ini!

DAYA TAHAN | 18 APRIL 2017
SHARE
93

Ada banyak hal yang bisa menyebabkan pencernaanmu bermasalah, misalnya terlalu banyak mengonsumsi makanan yang berbumbu tajam dan asam, kurang konsumsi serat, makan tidak teratur, cara makan yang kurang tepat, dehidrasi dan lainnya.

Untuk mengatasi masalah ini, dilansir dalam BBC, berikut merupakan 4 makanan terbaik yang bisa kamu andalkan untuk mengatasi masalah pencernaan.

Makanan fermentasi

Seperti kita ketahui, makanan atau minuman fermentasi merupakan sumber alami probiotik. Kandungan ini sudah cukup lama terbukti ampuh untuk menjaga kesehatan sistem pencernaan, sekaligus meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Selain yoghurt, keju kimchi dan kefir, di Indonesia sendiri cukup banyak makanan yang diolah dengan cara seperti ini, salah satunya adalah tape, dadih, oncom dan lainnya.

Baca Juga: Rutin Minum Stimuno Kalau Tidak Mau Gampang Sakit!

Bakteri baik

Makanan yang mengandung bakteri baik efektif untuk mengurangi tumpukan bakteri jahat dalam sistem pencernaan kita. Bakteri baik ini pun berperan untuk mengatasi sembelit dan lainnya.

Untuk meningkatkan jumlah bakteri baik dalam usus, sekaligus membuat massa feses lebih solid, kamu disarankan mengonsumsi makanan dengan kandungan serat inulin, seperti daun bawang, sawi putih, bawang, asparagus dan jenis sayuran lainnya.

Serat

Menurut Cynthia Yoshida, dokter spesialis gastroenterologis di Charlottesville, serat merupakan nutrisi yang sangat baik untuk menjaga sistem pencernaan tetap sehat, sekaligus mendorong feses untuk segera masuk ke saluran pembuangan.

Ada banyak jenis makanan yang mengandung serat tinggi, seperti biji-bijian, buah-buahan, kacang-kacangan dan tentu saja sayuran. Walaupun begitu, sebaiknya batasi konsumsi sayuran seperti kecambah, kubis, dan kol. Pasalnya makanan ini bisa membuatmu menderita perut kembung.

Minyak kelapa (VCO)

Walaupun termasuk tinggi lemak jenuh, tapi sebagian besar lemak jenuh di dalamnya merupakan jenis lemak trigliserida rantai menengah (MCT). Jenis lemak ini dikenal mampu diproses dengan sempurna oleh tubuh, tanpa harus membuat kandung empedu bekerja keras.

Tidak hanya itu, minyak kelapa pun mengandung asam laurat, yang dikenal efektif untuk membantu melawan bakteri jahat dan menjaga kinerja usus tetap maksimal. Tapi ingat, pilih minyak kelapa murni alias virgin coconut oil (VCO).

Lifehacks!

komentar

0 komentar