Amankah Meminum Jamu Herbal Saat Hamil?

KONSULTASI | 16 JANUARI 2016
SHARE
148

Ada beberapa kondisi dimana anda harus waspada dengan yang namanya obat-obatan, termasuk jamu herbal, yakni kondisi hamil dan anak-anak di bawah umur. Apapun alasannya, walaupun jamu herbal mengambil jargon tanpa efek samping, anda harus tetap harus waspada.

Kenapa bisa begitu?

Walaupun jamu herbal terbuat dari baha-bahan alami yang minim efek samping, tapi ini bukan berarti tanpa efek samping kan? Inilah yang harus anda waspadai. Bahkan banyak pakar kesehatan yang melarang anda untuk mengonsumsi jamu herbal selama kehamilan karena tingkat keamanannya yang belum pernah melewati uji klinis.

Seperti kita ketahui, penggunaan jamu herbal tidak membutuhkan proses pengecekan secara menyeluruh, termasuk penegcekan kualitas dan kekuatan obat yang dimiliki jamu herbal. Alhasil, efektifitas dan standar kualitas jamu herbal pun banyak yang meragukannya.

Karena tidak melalui proses pengecekan yang menyeluruh, alhasil ibu hamil pun tidak akan tahu resiko dan peringatan efek samping yang pasti dari jamu herbal tersebut. Kecuali memang jamu herbal tersebut diolah dengan cara modern, dan sudah melalu sernagkaian uji klinis.

Tidak hanya itu, anda pun baru boleh mengonsumsi jamu herbal jika dalam kemasan tersebut sudah mencantumkan kandungan bahan-bahan aktif didalamnya, dan sudah tertera jaminan jika jamu herbal yang anda beli aman dikonsumsi oleh ibu hamil.

Jika anda memang benar-benar merasa butuh untuk mengonsumsi jamu herbal sebagai penunjang kesehatan kehamilan, sebaiknya konsultasikan dulu diri anda dengan pakar herbal terpercaya atau dokter ahli kandungan.

Saran

Untuk menjaga kesehatan selama masa kehamilan, anda sangat disarankan untuk mengonsumsi buah-buahan dan sayuran alami. Selain itu, konsumsi juga makanan yang mengandung Omega 3, asam folat, zat besi, tinggi vitamin dan kaya akan kandungan protein.

Jika memang dibutuhkan suplemen tambahan, cari produk suplemen yang benar-benar aman untuk ibu hamil. Jika lebih suka jamu herbal, pastikan dalam kemasan jamu tersebut tertera peringatan, atau petunjuk aman untuk ibu hamil dan anak-anak.

Selain itu, hindari meracik jamu herbal sendiri atau membeli jamu herbal yang diracik dengan cara tradisional. Hal ini dilakukan untuk menghindari kemungkinan terburuk yang bisa saja menyerang anda. So, Be Wise Moms!

Lifehacks!

komentar

0 komentar